Pada
tahun 1930 Dr.Minoru Shirota, seorang lulusan Kyoto Imerial University -
Jepang,
berhasil menemukan bakteri asam laktat yang bermanfaat untuk menekan pertumbuhan bakteri merugikanyang hidup didalam usus manusia. Bakteri ini kemudian dinamakan Lactobacillus casei Shirota strain.
Dengan dedikasi yang tinggi untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat,pada tahun 1935 Dr. Shirota berhasil menciptakan minuman probiotik Yakult yang mengandung bakteri Lactobacillus casei Shirota strain yang bermanfaat bagi pencernaan manusia. Minuman ini kemudian dijual di Jepang dengan harga yang terjangku.Karena itu yakult dikenal sebagai Pelopor Probiotik.
berhasil menemukan bakteri asam laktat yang bermanfaat untuk menekan pertumbuhan bakteri merugikanyang hidup didalam usus manusia. Bakteri ini kemudian dinamakan Lactobacillus casei Shirota strain.
Dengan dedikasi yang tinggi untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat,pada tahun 1935 Dr. Shirota berhasil menciptakan minuman probiotik Yakult yang mengandung bakteri Lactobacillus casei Shirota strain yang bermanfaat bagi pencernaan manusia. Minuman ini kemudian dijual di Jepang dengan harga yang terjangku.Karena itu yakult dikenal sebagai Pelopor Probiotik.
Sejarah
Yakult diawali lebih dari 70 tahun yang lalu, saat ditemukannya satu jenis
bakteri asam laktat yang mempunyai manfaat oleh Dr. Minoru Shirota, seorang
dokter dan peneliti di bidang mikrobiologi. Setelah berhasil dikulturkan,
bakteri bermanfaat Lactobacillus casei Shirota strain ini, digunakan untuk
meningkatkan kesehatan kita melalui produk Yakult.
