Oleh
: Luis Eka April Liana - 14130017
Zaman
sekarang ini bermacam-macam penyakit bermunculan dari penyakit ringan hingga
yang sulit ditangani. Penyakit tersebut bisa berasal dari pola hidup,
lingkungan sekitar, aktivitas fisik, psikis dan yang paling utama adalah asupan
makanan. Jika menilik banyaknya penyakit yang menjamur sekarang, banyak
sekali penyakit yang berasal dari pola hidup tidak sehat seseorang dengan tidak
memperhatikan asupan gizi dari makanan yang dimakan.
Untuk
orang dengan daya tahan tubuh yang lemah pasti akan mudah terserang penyakit.
Salah satu penyakit yang timbul dari asupan makanan yang kurang baik adalah
penyakit Radang Usus. Dalam istilah medis penyakit radang usus disebut
sebagai Inflammatory Bowel Disease (IBD)
yang merupakan peradangan kronis dari seluruh atau sebagian saluran pencernaan.
Penyakit ini meliputi dua kondisi utama yaitu kolitis ulserativa dan penyakit Crohn.
Kolitis ulserativa
adalah penyakit radang usus yang menyebabkan peradangan kronis dan perlukaan
pada lapisan terdalam usus besar (kolon)
dan rektum. Sedangkan Penyakit Crohn
dapat menyebabkan peradangan pada lapisan seluruh saluran pencernaan yang bisa
menyebar jauh ke dalam jaringan yang terkena Crohn dan sering mengenai area yang berbeda pada saluran pencernaan
baik usus besar, usus kecil atau keduanya.
Gejala
radang usus biasanya muncul dan menghilang selama beberapa waktu karena radang
usus termasuk kedalam penyakit jangka panjang. Tingkat keparahan gejala yang
muncul tergantung pada bagian mana saja yang mengalami peradangan. Beberapa
gejala yang umumnya terjadi adalah nyeri pada bagian perut, penurunan berat
badan, nafsu makan berkurang, diare yang bercampur dengan darah, merasa sangat
lelah serta mengalami mual dan demam.
Hingga
kini, radang usus belum diketahui penyebab dasarnya. Pola makan dan tingkat
stres seseorang bisa meningkatkan risiko seseorang menderita radang usus, tapi
keduanya bukanlah menjadi penyebab utama. Yang diketahui adalah malafungsi
sistem kekebalan tubuh menyebabkan peradangan. Namun belum diketahui apa
penyebab kekeliruan sistem imun tubuh.
Selain
itu, faktor keturunan juga diduga memiliki pengaruh pada munculnya radang usus.
Risiko seseorang akan lebih tinggi apabila ada keluarga dekat yang menderita
radang usus. Sebagai seoarang manusia normal tentunya kita menginginkan
tubuh yang sehat supaya bisa terus beraktivitas dengan lancar. Salah satu upaya
menjaga kesehatan tubuh adalah dengan menjaga pola asupan makanan dan minuman
yang kita konsumsi.
Untuk
anda yang memiliki hobi makan makanan pinggir jalan, junk food atau makan
makanan di luar rumah, sebaiknya anda mengonsumsi asupan gizi seperti susu atau
yogurt untuk menetralisir makanan yang terkadang tidak kita ketahui bahan apa saja
yang terdapat didalam makanan tersebut. Salah satu contoh produk susu
fermentasi yang mampu menjaga kesehatan tubuh kita terutama kesehatan
pencernnaan adalah Yakult.
Yakult (ヤクルト Yakuruto) adalah
minuman probiotik mirip seperti yogurt yang dibuat dari fermentasi skimmed milk
dan gula dengan bakteri Lactobacillus casei. Idealnya sistem pencernaan harus
berisi bakteri menguntungkan dengan jumlah banyak untuk mencegah bakteri jahat
masuk ke dalam tubuh kita.
Minuman
susu fermentasi ini bisa diminum sebanyak dua botol setiap hari. Yakult
membantu menjaga keseimbangan antara bakteri menguntungkan dan berpotensi
berbahaya yang hidup dalam sistem pencernaan. Yakult berperan penting dalam
melindungi dan menjaga kesehatan seluruh tubuh.
Yakult menjaga keseimbangan
antara apa yang kita makan dan minum. Yakult dapat ditambahkan kedalam sereal, smoothies, milkshake, cheesecake
atau makanan dingin lainnya sesuai dengan selera kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar