Secara
komersial Yakult mulai diproduksi pada tanggal 1 Januari 1991 dari pabrik di
Jl. Kiwi Pekayon Pasar Rebo Jakarta. Pada tahun 1997 lokasi pabrik di Pasar
Rebo yang berkapasitas 720.000 botol per hari dipindahkan ke Desa Pesawahan,
Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat dan kapasitas produksi ditingkatkan menjadi
1.800.000 botol per hari.
Pada bulan Desember 2001 PT. Yakult Indonesia Persada menjadi PMA murni dengan permodalan dari Yakult Honsha Co. Ltd dan Yakult Management Service Co.Ltd di Jepang.
PT. Yakult Indonesia Persada merupakan perusahaan yang mempunyai lisensi atas nama Yakult Honsha Co., Ltd., yang berada di Jepang sejak tahun 1990. Pabrik yang memiliki luas tanah sebesar 50.000 m2 ini mulai dioperasikan pada tahun 1997 dengan jumlah kapasitas produksi sebanyak 3.300.000 botol per harinya. Yakult original pertama kali ditemukan oleh Dr. Minoru Shirota pada tahun 1930 di Kyoto Imperial University.
Perusahaan Yakult menerapkan peraturan yang ketat bagi para karyawan yang bekerja pada
pabrik Yakult, terutama mengenai kebersihan kuku dan pakaian. Setiap harinya,
supervisor dari PT. Yakult Indonesia Persada akan melakukan pengecekan kepada
setiap karyawan yang akan memasuki lingkungan pabrik, apakah sudah memenuhi
persyaratan dalam peraturan yang telah ditetapkan. Selain itu, PT. Yakult
Indonesia Persada juga sangat menjaga kebersihan dan kesegaran produk Yakult
yang telah dihasilkan dengan melakukan quality control, menyimpan bakteri pada
ruangan higienis dan steril pada suhu 0-10oC, pengawasan mutu dan pengujian
mikrobiologi secara fisika dan kimia.
Selain
manajemen bahan baku dan sumber daya manusia, dijelaskan pula bahwa Yakult juga
memiliki sistem distribusi produk yang bagus. Yakult melakukan distribusi
langsung ke toko-toko yang telah melakukan pemesanan kepada pabrik Yakult,
tanpa meminta bantuan orang kedua untuk melakukan distribusi kepada toko
tersebut. PT. Yakult Indonesia hanya akan mengizinkan toko yang memenuhi
persyaratan dari PT. Yakult Indonesia Persada untuk menjual produknya ke
masyarakat. Beberapa persyaratan tersebut diantaranya adalah tersedianya tempat
penyimpanan memiliki suhu yang tepat supaya dapat menjaga kualitas produk
Yakult tetap segar dan baik saat sampai di tangan konsumen.
PT.
Yakult Indonesia Persada juga menggunakan bantuan Yakult Lady yang terdiri dari
mayoritas ibu rumah tangga untuk mengirim Yakult secara langsung ke tangan para
konsumen yang sulit dijangkau oleh PT. Yakult Indonesia. Selain mengirimkan
Yakult, Yakult Lady juga bertugas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat
mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh, dengan salah satunya mengkonsumsi
Yakult setiap hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar